Assalamualaykum semuanya ..
<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<ins class="adsbygoogle"
style="display:block; text-align:center;"
data-ad-layout="in-article"
data-ad-format="fluid"
data-ad-client="ca-pub-7401130180524710"
data-ad-slot="7712641084"></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>
Aku dulu punya teman laki-laki, dia baik banget , aku udah anggap dia seperti kakaku. Dia selalu ada untukku saat aku ada masalah, baik masalah keuangan, pekerjaan, maupun kuliah.Dulu aku pernah minjem uang ama dia, pernah ngeluh tentang pekerjaan ama dia, dan pernah numpang kalo aku mau ke kampus.Aku tidak menganggapnya lebih dari seorang kakak, meskipun kita semua tau tidak ada hubungan persahabatan antara laki-laki dan perempuan yang tidak ada rasa didalamnya, dan akupun juga tidak pernah tau apakah dia menyimpan rasa kepadaku. Semua berjalan seperti biasa, kami bercanda, tertawa. Dia sering menasehati ku saat aku dekat dengan laki-laki yang menurutnya kurang baik, dan dia juga sering menyanyakan pendapatku tentang hubungannya dengan kekasihnya. Sampai suatu ketika, aku tetap seperti biasa berangkat ke kampus bareng ama dia, kebetulan kampusku ada di cengkareng dan rumahnyapun dicengkareng, sehingga aku bareng. kebetulan aku waktu itu masuk kelas jam 1/2 7 dan kami memutuskan berbuka puasa dulu karna memang lagi Ramadhan, kami beli es buah di pinggir jalan, kemudian dia mengajakku ke kontrakannya, awalnya aku menolak aku ingin langsung ke kampus saja dan sholat maghrib dikampus, tapi aku teringat dikampus suka mati air, jadi sulit untuk berwudhu, akhirnya aku mau dengan tujuan mau numpang sholat,*(sebenarnya tetap saja alasan aku itu salah). Hari itu adalah hari ulang tahunnya, aku ajah nggk ngeh haha ..
<script data-ad-client="ca-pub-7401130180524710" async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
Akhirnya aku turun dari motor, ngikutin dia dari blakang, dia buka pintu kontrakannya, tau gk apa yang terjadi, ada perempuan yang keluar dari kontrakan itu, perempuan itu mengucapkan selamat ulang tahun sambil membawa kue, aku terkejut, sangat terkejut, aku merasa berada pada situasi dan kondisi yang salah, aku ingin menghilang dan pergi dari tempat itu, tapi apa boleh buat semua sudah terjadi, perempuan itupun bertanya "dia siapa?" dia temankupun menjawab "ini tari temanku yang suka aku ceritain ke kamu", salah pahampun terjadi , perempuan itu menangis, aku merasa sangat bersalah dan tidak ada maksud untuk itu semua. Aku sholat maghrib dan setelah sholat aku langsung pamit mau ke kampus, sebelum pergi aku berusaha menjelaskan pada perempuan itu bahwa aku tidak pernah ada hubungan lebih dengan kekasihnya, aku hanya temannya saja.Perempuan itu menerima penjelasanku, meskipun kau tau dan sangat tau bahwa perasaannya hancur, aku tidak bisa membayangkan jika aku yang ada pada posisi itu, laki-laki itu meminta izin untuk mengantarkanku ke kampus, perempuan itu mengizinkan, akhirnya aku pergi dan aku minta diturunkan ditengah jalan karena aku ngerasa sangat jahat, dan gk seharusnya laki-laki itu mngantarkan aku, aku memintanya untuk pulang dan menjelaskan semuanya. Dari saat kejadian itu aku menjadi asing dengan laki-laki itu, menjadi canggng, dan menjadi orang lain, tapi tak apa karna itulah yang terbaik, dan sampai saat ini aku tidak ada komunikasi lagi dengan laki-laki itu, kenapa? karena dia sudah menikah, sekarang mereka sudah bahagia, sudah mempunyai buah hati, aku doakan semoga kalian berdua bahagia, aku meminta maaf atas kesalahanku yang menyaikti kalian, sejujurnya akupun menyesal telah melakukan itu, ada di situ, aku minta maaf. Jadi saran ku untuk para perempuan diluar sana kalian tidak perlu bersahabat dengan laki-laki apapun itu alasannya, karena dalam islam hubungan antara laki-laki dan perempuan memang tidak diperbolehkan. Semoga ada hikmah diblik kejadian ini semua, semoga saya bisa lebih baik kedepannya, aamiin yaroballalamin..
No comments:
Post a Comment